HUT KE 44 PENGOLAHAN TEH HITAM KEBUN KALIGUA

Dikirim oleh : adminweb, Pada 08.06.2015 | Event | 0 comment

Administratur Kebun Kaligua didampingi Istri dan Sinder Kantor berfoto bersama warga sekitar yang menerima bantuan sembako.

Kebun Kaligua merupakan salah satu kebun teh milik PT Perkebunan Nusantara IX yang terletak di sebelah barat kaki gunung Slamet, tepatnya di Desa Pandansari, Paguyangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah dengan ketinggian 1.500 – 2.050 meter DPL dengan suhu antara 8 – 28  derajat Celcius.

Administratur Kaligua - Sigit Sujatmoko memotong Tumpeng dalam Acara HUT Teh Hitam Kaligua ke 44Pada tanggal 1 Juni 2015 Kebun Kaligua memperingati HUT ke 44 pengolahan Teh Hitam. Ulang tahun kali ini diperingati secara sederhana. Administratur Kebun Kaligua – Sigit Sujatmoko menyampaikan bahwa walaupun ulang tahun kali secara sederhana akan tetapi makna dari tradisi ini sangat berarti bagi kebun Kaligua. Karyawan harus tetap semangat dalam mengelola karunia Allah di Kebun Kaligua ini, dengan harapan akan terwujud kejayaan perusahaan dan kesejahteraan karyawan meningkat.

Kegiatan pada peringatan HUT kali ini, Administratur Kebun Kaligua mengumpulkan seluruh Karyawan baik dari Administrasi, Pabrik hinga Pemetik teh, beliau memberikan apresiasi kepada karyawan teladan, memberikan 60 paket sembako kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Karyawan Kebun Kaligua turut meramaikan HUT Teh Hitam ke 44KH. Fathur Rohman dari Banyumas diundang ke Kaligua untuk mengisi acara HUT tsb. Dalam tausiyahnya beliau mengajak  semua hadirin untuk mensyukuri anugerah Allah yang begitu indah dengan karunia hamparan kebun teh yang hijau, sejuk dan asri. Rasa syukur tersebut diwujudkan dengan berdoa bersama dan bekerja penuh semangat demi kesejahteraan Perusahaan, Karyawan dan Masyarakat sekitar.

Pada HUT ini tradisi tari ronggeng tetap dilaksanakan, karena itu suatu peringatan dimana pada awal mula kebun Kaligua membawa (memanggul) ketel uap dari desa Kretek sampai ke Kebun Kaligua desa Pandansari sejauh 15 km dan ditempuh selama 20 hari. Sepanjang jalan rombongan ronggeng mengiringi langkah-langkah pembawa ketel tersebut, dengan harapan agar dapat terhibur dengan para penari ronggeng tsb. Hingga saat ini kesenian ronggeng menjadi tradisi meramaikan setiap HUT teh Hitam tanggal 1 Juni.

 

Kontrib. Imanudin Ramdani / Humas PTPN IX.

Tulis Komentar


Copyright © 2016 - PTPNIX. All Right Reserved.
Best Viewed with Firefox in 1024 x 768px Resolution