Program Optimalisasi Lahan

Dikirim oleh : adminweb, Pada 13.11.2014 | News | 0 comment

Illustrasi

Tahun 2014 merupakan tahun yang tidak mudah dan penuh tantangan bagi sektor agribisnis yang berdampak terhadap perusahaan perkebunan di Indonesia. Perlambatan ekonomi global telah menurunkan permintaan atas produk komoditas, sehingga menurunkan harga komoditas. Tercatat pada tahun 2014, Harga komoditas karet yang merupakan komoditas utama di PTPN IX merosot tajam ke level terendah dibawah $ 2000 per ton jauh lebih rendah daripada harga tahun 2011 yang mencapai $ 6000 per ton. Hal ini disebabkan antara lain karena tingginya tingkat persediaan di negara konsumen terutama Tiongkok dan melimpahnya produksi karet di Negara produsen seperti Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Keadaan ini membuat Direksi dan Manajemen PTPN IX berusaha menciptakan nilai tambah serta mengambil langkah optimalisasi demi keberlangsungan perusahaan.

PTPN IX yang merupakan perusahaan perkebunan di Jawa Tengah memiliki luas total areal kebun karet 27.716 Ha, dengan luasan tersebut Direksi dan Management PTPN IX berusaha mengoptimalkan pemanfaatan areal lahan yang dimiliki. Program optimalisasi lahan antara lain akan dilaksanakan di Kebun Ngobo dengan penanaman Jagung dan Ketela di areal bawah sutet dan gawangan tanaman karet. Kebun Ngobo akan memanfaatkan 10 ha lahan di gawangan karet TBM 1 untuk penanaman jagung hibrida dan 44.5 ha di areal bawah Sutet untuk tanaman ketela. Hasil optimalisasi di kebun ngobo bisa menjadi proyeksi untuk kebun lain yang akan mengambil langkah serupa karena strategi dengan mememanfaatkan lahan-lahan yang potensial akan mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

Humas

Tulis Komentar


Copyright © 2016 - PTPNIX. All Right Reserved.
Best Viewed with Firefox in 1024 x 768px Resolution