Revitalisasi Pabrik Gula Mojo

Dikirim oleh : adminweb, Pada 22.03.2017 | Event | 0 comment

Direktur Utama PTPN IX (Budi Adi Prabowo) menandatangani prasasti tanda dimulainya revitalisasi PG Mojo

Sragen, Kamis 9 Maret 2017 PTPN IX  meresmikan dimulainya revitalisasi Pabrik Gula (PG)  Mojo ditandai dengan selamatan yang dihadiri oleh Direksi  PTPN IX dan Muspida daerah setempat. Revitalisasi  PG Mojo merupakan salah satu program pemerintah menuju Swasembada Gula yang dialokasikan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

Revitalisasi menelan biaya sebesar 225 miliar akan menambah kapasitas produksi Pabrik Gula peninggalan zaman kolonial tersebut, yang semula sebesar  2.500 TCD  (Tone Cane per Day) menjadi 4.000 TCD, serta mampu melakukan giling  secara optimal selama 150 hari.

SF MojoDirektur Utama PTPN IX (Budi Adi Prabowo) menyampaikan, untuk mencapai swasembada gula nasional , sesuai perencanaan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selain PG Mojo, juga akan direvitalisasi PG Rendeng di Kudus serta membangun satu pabrik modern.

Administratur PG Mojo ( Bambang Sutrisno) menambahkan bahwa revitalisasi ini akan menjadikan PG Mojo lebih modern, sehingga mampu meningkatkan produksi pengolahan. Fokus revitalisasi menyasar pada peremajaan mesin, Mulai dari stasiun gilingan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, hingga stasiun ketel yang memakan waktu selama 2 tahun dan akan dikerjakan PT Adhi Karya sebagai pemenang tender.

Dalam upaya mewujudkan swasembada gula, pemerintah melalui Kementerian BUMN mengucurkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp3,5 triliun untuk kepentingan revitalisasi pabrik gula milik negara. Sedangkan PT Perkebunan Nusantara  IX,  anak perusahaan BUMN Perkebunan di bawah PT Perkebunan Nusantara III (Persero) mendapatkan kucuran dana sebesar 1 triliun.

Tulis Komentar


Copyright © 2017 - PTPNIX. All Right Reserved.
Best Viewed with Firefox in 1024 x 768px Resolution