Skip to Content

Monthly Archives: September 2015

Komoditas Kayu sebagai “kapal baru” PTPN IX

 

 

 

PTPN IX terus mengadakan riset dan mempelajari prediksi para pakar ekonomi khususnya tentang fluktuasi harga komoditas perkebunan yang terus merosot dari tahun 2014 dan diperkirakan akan terus berlanjut 2 tahun kedepan. Hal ini mempengaruhi kondisi ekonomi global yang terus melorot dan terbukti harga minyak dunia dan berbagai komoditi turun drastis. Kondisi ini juga berakibat dengan menurunnya harga komoditi karet hingga menyentuh 1.30 US$ per Kg pada bulan September 2015 dimana pada tahun-tahun sebelumnya harga karet sempat mencapai 3.5 – 4 US$ per Kg.

  Kayu Jabon

PT Perkebunan Nusantara IX terus berupaya meningkatkan daya saing komoditi utama (karet, teh dan kopi) melalui peningkatan produktivitas kerja, produktivitas produksi dan program efisiensi.  Dari hasil riset dan prediksi para pakar ekonomi, PT Perkebunan Nusantara IX juga telah menyiapkan komoditi alternatif yang akan tumbuh menjadi komoditi unggulan yaitu tanaman kayu. Tanaman kayu sebagai Buffer  telah disiapkan sejak tahun 2009 melalui program “ Optimalisasi Lahan “ dan ini menjadi energi baru dalam memberikan kontribusi pendapatan perusahaan. Pada tahun 2015 ini diprediksikan pendapatan penjualan kayu sekitar Rp 24,69 M dari RKAP 2015 sebesar Rp 11,57 M. Populasi tanaman kayu yang sudah ditanam sejak tahun 2009 sebanyak 2 juta pohon terdiri dari pohon sengon, jabon, mahoni, miopsis, suren, jati, dll. Sebagai upaya untuk mengembangkan komoditi kayu di     PT Perkebunan Nusantara IX, program penanaman kayu telah dituangkan dalam RJP perusahaan. Pada saat ini luas areal kayu yang dibudidayakan adalah 2.262,63 Ha dan pada tahun 2016 akan dilakukan pengembangan penanaman berbagai jenis kayu  sekitar 1.505,78 Ha yang terdiri dari 1.005,48 Ha monokultur dan 500,30 Ha intercrop.  Sementara itu hingga tahun 2020  luas areal kayu yang akan dikembangkan mencapai 7,470.28 Ha yang terdiri dari areal monokultur maupun areal intercrop. Potensi pengembangan kayu ini akan mampu memberikan pendapatan lima tahun kedepan sebesar Rp 294.2 M. Program jangka panjang ini akan diberi tagline dengan “Program Sukses Kayu” dengan sasaran 5 tahun kedepan akan memberikan kontribusi pendapatan 150 M per tahun.

Dengan adanya pengembangan dan potensi pendapatan yang besar, komoditas kayu akan menjadi “kapal baru” bagi PT Perkebunan Nusantara IX. Keberadaan dan kesejahteraan Sumber Daya Manusia yang ternaungi dalam perusahaan ini akan selalu terjaga. Hal ini selaras dengan “ Tri Darma Perkebunan “ yaitu Penciptaan Lapangan Kerja, Peningkatan Devisa untuk Negara, serta Pemeliharaan Kelestarian Alam dan Lingkungan. Penanaman kayu secara ekologis juga berfungsi untuk konservasi lahan. Kesuksesan program kayu ini membutuhkan komitment dan daya dukung yang kuat dari semua lini di PT Perkebunan Nusantara IX.

 

@ptpnix.co.id

 

 

0 0 Continue Reading →

Rangkaian Kegiatan Penyusunan Laporan KPKU PTPN IX

Septanti R. - Kepala Urusan Manrisk sekaligus tim evaluator KPKU memberikan penjelasan kepada peserta di Ruang Hevea kantor Direksi Semarang.

Semarang – Kamis 17/9/2015 telah dilaksanakan Persiapan Penyusunan Laporan KPKU di Ruang Hevea kantor Direksi Semarang. Acara dihadiri oleh Kepala Urusan PTPN IX bersama staff,  Tim Evaluator KPKU dan dibuka langsung oleh Direktur Utama PTPN IX-Adi Prasongko. Dalam sambutannya Adi Prasongko menyampaikan bahwa ujung dari penilaian KPKU adalah untuk menentukan langkah bagaimana perusahaan agar  memiliki daya saing yang tinggi, mendeteksi kesalahan di tiap kegagalan untuk mengetahui dan memperbaikinya sebagai bentuk evaluasi. Di tengah situasi penurunan harga komoditas seperti saat ini yang perlu diperbuat adalah menjaga kekompakan dan tidak perlu menyalahkan satu sama lain,menyadari bagaimana harus bersikap dan menyiapkan langkah yang tepat untuk melewati krisis, tambahnya.

Salah satu peserta memberikan komentar dalam acara Persiapan penyusunan laporan KPKUAcara dilanjutkan dengan presentasi oleh tim evaluator KPKU dalam rangka penyusunan pelaporan tahun 2015.  Sesuai Surat Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor : S-08/S.MBU/2013 tanggal 16 Januari 2013 tentang Penyampaian Pedoman Penentuan Key Performance Indicators (KPI) dan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN, KPKU merupakan landasan dan referensi dalam pengelolaan BUMN menuju pencapaian kinerja unggul. KPKU juga dapat dijadikan sebagai alat untuk pelaksanaan self-assessment  BUMN dan pemberian umpan balik kepada masing-masing BUMN. Selain itu, KPKU memiliki tiga peran penting dalam memperkuat daya saing BUMN:

  • Membantu memperbaiki kapabilitas dan kinerja BUMN, baik finansial maupun non finansial
  • Memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi mengenai praktik-praktik terbaik
  • Berfungsi sebagai alat kerja untuk memahami dan mengelola kinerja dan untuk memandu perencanaan serta pembelajaran organisasi

KPKU didesain untuk menyediakan pendekatan (metode/sistem) terpadu dalam pengelolaan kinerja BUMN yang ditujukan untuk menghasilkan hal-hal sebagai berikut:

  • Penyampaian nilai yang selalu meningkat kepada pelanggan dan kepada pemangku kepentingan lainnya sehingga berdampak pada keberlangsungan perusahaan (company sustainability)
  • Peningkatan efektifitas dan Individu.
0 0 Continue Reading →

Benchmark PTPN III (Persero) terhadap Sistim Sadap V Plus DAN TABELA Di Lingkungan Kerja PTPN IX

 

Tim PTPN III (Persero) dan Tim Holding Jakarta mengamati sistim sadap V plus di kebun Balong.Jepara –  PTPN III (Persero) sebagai induk holding BUMN Perkebunan mengirim tim yang berjumlah 5 orang untuk mengamati sistem persemaian Tanam Benih Langsung (Tabela) dan sistim sadap V plus di Kebun Balong dan Merbuh PTPN IX 15-17 September 2015.

Produksi satu hari penyadap dari sistem sadap V plus yang dilaksnakan di kebun Merbuh afdeling Kalipat.Tim yang terdiri dari Sugiono Asmar- Kabag Tanaman, Deswanto – Kabag Operasional Kelapa Sawit dan Karet, Sudarma Bakti – Manager Kebun Bandar Betsy, Eman Siswanto – Kepala Urusan Kelapa Sawit dan karet, Irwan Siallagan – Staff Urusan Pemeliharaan TBM & TM karet, Ary Cahya Nugroho – Staff Urusan Tanaman tersebut mengawali kunjungan di Kebun Siluwok untuk mengamati pengembangan Value Creation berupa Intercrop Tanaman Karet dan Pisang.  Kunjungan yang didampingi oleh Kepala Urusan Tanaman PTPN IX – Septaka Teguh Riyadi tersebut  dilanjutkan ke Kebun Balong dan Kebun Merbuh untuk meninjau sistim persemaian dengan Tabela dan sistim sadap V plus  yang sudah dilaksanakan oleh PTPN IX dalam rangka memaksimalkan pencapaian produksi. Dengan pelaksanaan sistem sadap V plus, produksi per tapper mencapai diatas 30 kg kering dengan K3 diatas 25%.

Pemasangan talang, senar dan mangkok dengan penerapan sistem sadap V plus di Kebun Merbuh Afd. Kalipat.Komoditas karet merupakan komoditas unggulan dan utama bagi PTPN IX disamping komoditas gula, teh dan kopi, walaupun harga komoditas karet 2 tahun kebelakang masih kurang menggembirakan  PTPN IX terus berbenah dan berupaya melaksanakan pengelolaan komoditas karet dengan standar baku yang sudah ditetapkan terbukti dengan diraihnya penghargaan dari Menteri BUMN perihal BUMN dalam  pencapaian kinerja dan terobosan yang dilaksanakan dalam Konsistensi Produktivitas Karet  dalam 5 tahun terakhir,

Humas

 

 

 

0 0 Continue Reading →

Banaran 9 Resto Coffee & Tea Buka Outlet Ke 6

Banaran 9 Resto Coffee & Tea Jalan Tri Lomba Juang No. 3 Mugas Semarang.

Setelah sukses membuka Banaran 9 Resto Coffee & Tea  di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY, Banaran 9 Coffee & Tea kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka outlet ke – 6 di pusat Kota Semarang. Bertempat di Jl. Tri Lomba Juang no 3 Mugas Semarang- Banaran 9 Coffee & Tea resmi dibuka oleh Direktur Keuangan PTPN IX – Natsir Tarigan pada hari Jumat (11/9/2015).

Direktur Keuangan PTPN IX-Natsir Tarigan memberikan Sambutan dalam acara pembukaan Banaran 9 Resto Coffee & Tea.Pembukaan yang dihadiri oleh Jajaran Dewan Komisaris & Direksi PTPN IX, Pemangku Jabatan Puncak serta tamu undangan tersebut berjalan meriah. General Manager Kampoeng Kopi Banaran – Petrus Budiman mengatakan Banaran 9 Resto Coffee & Tea Mugas kini hadir lebih dekat dan menjadi alternatif warga Semarang untuk menikmati sajian khas yang menggoda selera, selain itu para pengunjung juga bisa berbelanja produk- produk hilir unggulan PTPN IX yang terpajang cantik lengkap dengan hiasan bahan baku teh dan biji kopi di sudut-sudut  ruangan, Banaran 9 Resto Coffee & Tea juga menyediakan meeting room dengan ruang yang nyaman dan memadai.

 

Banaran 9 PromoPembukaan kali ini Banaran 9 Resto Coffee and Tea memberikan promo khusus dengan memberikan diskon sebesar  15 % + gratis 1 cangkir Kopi Banaran kepada para pengunjung mulai tanggal 12 hingga 20 September 2015. Banaran 9 Resto Coffee & Tea sebelumnya sukses hadir di berbagai wilayah jawa Tengah dan DIY, antara lain Kampoeng Kopi Banaran – Bawen, Banaran 9 Resto Coffee and Tea – Gemawang Banaran, Banaran 9 Resto Coffee and Tea –  Krumput Purwokerto, Banaran 9 Resto Coffee and Tea –  Colomadu Solo, Banaran 9 Resto Coffee and Tea – Sindu Kusuma Edu Park Yogyakarta.

Direktur Utama - PTPN IX memotong tumpeng tanda dalam acara pembukaan Banaran 9 Resto Coffee & Tea.

Salah satu sudut Banaran 9 Coffee & Tea yang memamerkan Ragam produk Hilir PTPN IX. Para pengunjung menikmati sajian di Banaran 9 Resto Coffee & TeaGeneral Manager Kampoeng Kopi Banaran - Petrus Budiman dalam sesi wawancara bersama wartawan.

0 0 Continue Reading →

Kampoeng Kopi Banaran Tuan Rumah Gelaran Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang 2015

 

Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang 2015 Frans Elkana & Soraya Dewi Isfandiasari berfoto bersama Bupati Semarang - Mundjirin ES dan Puteri Indonesia Pariwisata 2014 - Estelita Liana

Bawen- Acara puncak Grand Final pemilihan Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang digelar di Griya Robusta, Kampoeng Kopi Banaran Sabtu 5/9/2014. Acara tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang tersebut diadakan untuk memilih duta wisata yang memiliki misi mengembangkan pariwisata daerah serta memperbaiki taraf hidup masyarakat di sekitarnya.

General Manager Kampoeng Kopi Banaran Petrus Budiman bersama Muspida Kabupaten Semarang Menghadiri Acara Grand Final Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang 2015 di Kampoeng Kopi Banaran Sabtu 5 /9/2015Rangkaian acara Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang dimulai sejak tanggal 1 September 2015, dimulai dari pendaftaran, tes tertulis, serta wawancara di Griya Arabica Kampoeng Kopi Banaran . selanjutnya 15 pasang finalis terpilih akan mengikuti tour untuk lebih mengenal potensi daya tarik wisata baik wisata alam, sejarah, industri, dan agro di Kabupaten Semarang. Sebelum Grand Final para peserta akan dikarantina di  Banaran 9 Resort, dan berkesempatan langsung bertemu dengan Putri Indonesia Wisata 2014 – Lily Estelita yang membagikan pengalamannya mengikuti event putri Indonesia serta  memberikan tips & trick yang berguna bagi para peserta Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang. Dalam Grand final tahun ini Frans Elkana & Soraya Dewi Isfandiasari berhasil terpilih menjadi Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang 2015.

Puteri Indonesia Pariwisata 2014 - Estelita Liana berbagi pengalaman kepada peserta Pemilihan duta wisata di Ruang Arabica Banaran 9 Resort. Para Peserta Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang mengikuti pembekalan di Ruang Arabica Banaran 9 Resort.

Kampoeng Kopi Banaran salah satu Objek wisata  andalan PTPN IX telah menjadi tuan rumah kedua kalinya perhelatan Mas & Mba Duta Wisata Kabupaten Semarang. Memiliki berbagai macam fasilitas yang akan memanjaan wisatawan yang berkunjung dengan sajian Resort dengan nuansa alam perkebunan kopi, Café yang menyajikan berbagai macam kuliner khas, serta wisata edukasi yang berguna bagi tumbuh kembang wisatawan belia.

Humas

0 0 Continue Reading →

Stand PTPN IX raih juara Harapan III kategori BUMN dan Swasta dalam Gelaran JATENG FAIR 2015

Kepala Urusan Humas - Susilo Wardani menerima piala dari Wakil Gubernur Jawa tengah - Heru Sudjatmoko, Minggu 6 / 9 / 2015

Semarang- Gelaran JATENG FAIR 2015 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah – Heru Sudjatmoko Minggu 6/9/2015. Acara Pameran Tahunan terbesar di Jawa Tengah di gelar selama 18 hari di Pekan Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Semarang dan diikuti oleh  280 instansi dan perusahaan yang menempati  350 stand. Dalam penutupan yang dihadiri Pusmida Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah tersebut, Direktur Utama PRPP – Titah Listiorini dalam sambutannya mengatakan bahwa JATENG FAIR 2015 membukukan transaksi hingga 40 Milyard rupiah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko  menyampaikan penyelenggaraan Jateng Fair 2015 dinilai lebih baik dari tahun lalu, baik dari sisi pengunjung maupun pendapatan. Hal itu dilihat dari pengunjung yang selalu memadati area tersebut hampir setiap hari dan pendapatan. ‘’Tidak hanya sebagai ajang belanja, namun Jateng Fair 2015 sebagai wahana hiburan dan edukasi bagi masyarakat. Wahana Foto 3D Spectamata, Taman Lampion Festival of Light, PRPP Science Center, serta wahana permainan dan pemaren alutsista tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga edukasi,’’paparnya.

Para Pemenang berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah - Heru Sudjatmoko

PTPN IX sebagai salah satu BUMN di Jawa Tengah  turut hadir menyemarakkan gelaran Jateng Fair 2015, hadir dengan produk-produk unggulan seperti Kopi Banaran, Teh Kaligua Teh Semugih, Gula 9, dan Sirup Pala serta produk kerajinan dari mitra binaan PKBL. Selain Produk Hilir, PTPN IX juga memperkenalkan wisata agro yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah, antara lain : Kampoeng Kopi Banaran – Kabupaten Semarang, Wisata Agro Kaligua – Kabupaten Brebes, Wisata Agro Semugih – Kabupaten Pemalang, Sentral Park Balong- Kabupaten Jepara, Gondang Winangoen – Kabupaten Klaten, Wisata Agro Jollong – Kabupaten Pati, Sondokoro – Kabupaten Karanganyar, dan yang terbaru Waduk Koebangkangkoeng di Kabupaten Banyumas.

Tim PTPN IX dalam acara JATENG FAIR 2015

Dalam penutupan acara tersebut diserahkan juga juara berbagai macam lomba seperti lomba stand terbaik, lomba Foto selfie pengunjung, dan lomba foto khusus wartawan. Tahun ini PTPN IX berhasil mendapatkan juara harapan III stand terbaik kategori BUMN dan Swasta, piala diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah kepada Ymt Kepala Urusan Humas PTPN IX – Susilo Wardani.

 

Humas

0 0 Continue Reading →

TEMU TEKNIS SINDER KEPALA DIVISI TANAMAN TAHUNAN : PENCANANGAN PROGRAM “GERAKAN CINTA (GENTA) PTPN IX”

Kepala Bagian Tanaman Divisi Tanaman Tahunan-Mahmudi, Kepala Urusan Divisi Tanaman Tahunan, Seluruh Sinder Kepala dan perwakilan Staf dari unit Kebun berfoto bersama dan memperagakan simbol "Gerakan Cinta PTPN IX" dalam Temu Teknis Sinder Kepala di Kebun Getas  Rabu (2/9/2015).

Getas – Rabu (2/9/2015) PTPN IX Divisi Tanaman Tahunan Bagian Tanaman melaksanakan agenda rutin Temu Teknis Sinder Kepala di Kebun Getas/Banaran-Assinan, acara tersebut dihadiri oleh Direktur Produksi PTPN IX-Slamet Poerwadi, Kepala Bagian Tanaman Divisi Tanaman Tahunan-Mahmudi, Kepala Urusan Divisi Tanaman Tahunan, Seluruh Sinder Kepala dan perwakilan Staf dari unit Kebun.

Kepala Bagian Tanaman PTPN IX DTT- Mahmudi memberikan sambutan dalam acara Temu Tekhnis Sinder Kepala Rabu (2/9/2015) di Kebun GetasMahmudi dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal terkait program Bagian Tanaman dalam meningkatkan daya saing core commodity salah satunya mencanangkan semangat Gerakan Cinta (Genta) PTPN IX yang harus didukung serta dikawal bersama oleh seluruh karyawan PTPN IX sehingga dapat diimplementasikan dalam bentuk efisiensi di segala lini usaha PTPN IX. Hal tersebut diharapkan mampu menjadi solusi sekaligus alternatif dalam menghadapi penurunan harga jual komoditas perkebunan. Salah satu program peningkatan daya saing pada komoditas karet adalah dengan penerapan reward dan punishment. Dengan adanya reward dan punishment tersebut diharapkan beban kerja bagi penyadap IA, HLT dan HLL disesuaikan yang goal-nya adalah peningkatan produktivitas kerja.

Direktur Produksi PTPN IX- Slamet Poerwadi memberikan sambutan dalam acara Temu Tekhnis Sinder Kepala Rabu (2/9/2015) di Kebun GetasSlamet Poerwadi dalam sambutannya mengapresiasi kebun yang telah mencapai target produksi hingga bulan Agustus 2015 dan diharapkan pencapaian produksi mampu diraih melampaui target hingga akhir tahun. Beliau juga menyampaikan fokus Temu Teknis Sinder Kepala harus diarahkan pada komitmen produksi serta program efisiensi perusahaan. Tantangan internal yang sangat nyata dan kompleks dari aspek penggerak produksi ialah behavior (perilaku) sehingga Temu Teknis Sinder Kepala mampu menjadi wadah aspirasi, konsolidasi serta menciptakan komitmen yang kokoh dalam mengelola behavior setiap karyawan.

 

Simulasi efektifitas penggunaan polybag tabela dari 3 jenis ukuran dengan polybag kecil (15cm x 35cm), sedang (20cm x 35cm) dan besar (20 cm x 50cm).

Kepala Bagian Tanaman membahas jarak Tanaman Pinggir Jalan (TPJ) di areal TTI

Rangkaian kegiatan Temu Teknis Sinder Kepala yang lain ialah simulasi di lapangan mengenai efektivitas pemupukan di areal TM karet oleh Tim dari Balai Penelitian Getas, pengamatan penggunaan polybag tabela dengan polybag kecil (15cm x 35cm), sedang (20cm x 35cm) dan besar (20 cm x 50cm) serta penentuan jarak tanam TPJ di areal TTI.

Sharing session Kepala Bagian Tanaman dengan Sinder Kepala, Kepala Urusan & Perwakilan KebunDalam sharing session, perwakilan Sinder Kepala, Kepala Urusan serta perwakilan staf  dari masing-masing unit kebun menyampaikan program kerja terkait fokus efisiensi serta komitmen produksi. Temu Teknis diakhiri dengan Perumusan Temu Teknis yang menjadi pedoman strategi usaha seluruh karyawan PTPN IX.

Humas/Tanaman.

0 0 Continue Reading →