Skip to Content

Category Archives: News

Eksotisme Kopi Bagi Wisatawan Mancanegara

       

          Ternyata tidak hanya pembeli dari dalam negeri yang datang dan menjadi peminat kopi hasil dari Perkebunan Nusantara IX, pembeli dari luar negeri pun banyak. Kawasan Kampoeng Kopi Banaran yang terletak di Areal Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan tepatnya Jl. Raya Semarang – Solo Km 35 ini memikat hati beberapa pembeli dari negara Arab Saudi. Pada Sabtu dan Minggu, 20 dan 21 Oktober 2018 kemarin, beberapa pembeli dari negara Arab Saudi datang khusus untuk melihat secara langsung perkebunan kopi dan proses produksi kopi di Kampoeng Kopi Banaran.

        Mereka berkeliling kebun kopi, melihat dan mengikuti proses pengolahan kopi dari kebunnya dengan ditemani Bapak Widya Banu Aji yang merupakan Manager dari Kampoeng Kopi Banaran ini.  Tak lupa mereka mencoba hasil olahan kopi robusta dan beberapa sajian yang menjadi unggulan di Kampoeng Kopi Banaran sambil menikmati suasana alam yang disajikan.

        Merasakan bagaimana proses panjang dalam pengolahan kopi dengan kualitas ekspor hingga mencicipi hasil akhirnya, tentu saja memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan tersebut. Diharapkan dengan adanya pembelian dan kunjungan dari wisatawan luar negeri seperti ini dapat meningkatkan penjualan dan pemasaran kopi hasil dari Perkebunan Nusantara IX di ranah internasional.  (Humas-Yeni.USM)

0 Continue Reading →

BPKP Evaluasi Satuan Pengawasan Intern PTPN IX

Doc.Humas/N9.2018

Sebagai bagian dari Sistem pengendalian di perusahaan, Satuan Pengawasan Intern memiliki peran yang strategis untuk melakukan perencanaan yang meliputi struktur organisasi dan semua metode serta alat-alat yang dikoordinasikan maupun digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi, mendorong efisiensi, membantu mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.

Dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan terhadap proses bisnis, tidak lepas dari keterbatasan yang ada seperti kekeliruan pengoperasian sistem (mistake in judgement) karena terbatasnya informasi dan waktu, tekanan lingkungan, atau karena terbatasnya kemampuan meskipun SPI sudah dilengkapi dengan pedoman penyelesaian masalah. Dapat juga terjadi pelanggaran sistem (breakdowns), baik disengaja atau tidak, misalnya karena kesalahan interpretasi, kecerobohan, gangguan lingkungan, perubahan personalia, atau perubahan sistem dan prosedur. Lalu kolusi, atau kerjasama negatif oleh sekelompok orang dan pelanggaran dengan sengaja oleh manajemen (management override). Termasuk terjadinya dilema biaya-manfaat (costs versus benefits).

Doc.Humas/N9.2018

Doc.Humas/N9.2018

Menyadari segala keterbatasan yang ada, maka PTPN IX mengajak peran serta institusi pemerintah seperti BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), untuk melakukan evaluasi atas penerapan Sistem Pengedalian Intern di PTPN IX, dengan mengadakan pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2018. Hadir dalam acara tersebut, Rudi Hardjito Direktur Komersil dan Mahmudi Direktur  Operasional Tanaman Tahunan PTPN IX serta Tim dari BPKP yang dipimpin oleh Bonardo A.P. Pangaribuan. Kegiatan ini diharapkan menjadikan peranan Bagian SPI dalam pengendalian interen yang terdiri dari : lingkungan  pengendalian, penaksiran risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan menjadi efektif untuk memastikan tercapainya tujuan perusahaan dan penentuan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

 

 

0 Continue Reading →

SPORTIVITAS TINGKATKAN PRODUKTIVITAS

Doc.Humas/N9.2018

Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, nampaknya slogan ini masih sangat relevan untuk kondisi saat ini. Kesehatan merupakan aset yang penting dalam kehidupan manusia. Bahkan kita rela mengeluarkan banyak biaya untuk bisa hidup sehat jiwa raga. Modal kesehatan menunjang segenap aktivitas yang harus dijalani, termasuk didalamnya untuk dunia kerja. Saat awal mula penerimaan karyawan keterangan sehat menjadi salah satu syarat seseorang dapat diterima menjadi bagian dari perusahaan. Seiring dengan berjalan nya waktu perusahaan juga selalu memantau perkembangan dan kondisi kesehatan karyawannya. Terbukti dengan program jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan maupun asuransi kesehatan yang diikuti untuk seluruh karyawan.

Karena dengan karyawan yang kesehatannya terjaga berdampak luas terhadap peningkatan semangat dan produktivitas kerja, jiwa sportivitas serta kreatifitas. Maka untuk menjaga kesehatan karyawan, setiap perusahaan menyediakan  waktu, sarana dan prasarana olah raga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan karyawan. Hari Jumat, merupakan waktu yang disediakan untuk melakukan senam pagi bersama seluruh karyawan Kantor Direksi PTPN IX, Senam pagi merupakan olah raga murah bermanfaat dapat dilakukan karyawan bersama-sama, selain manjalin kebersamaan, juga membuat suasana keceriaan. Sebagai pelepas rasa penat dan jenuh setelah berkutat dalam tugas pekerjaan, senam juga alternatif untuk refresing. Meskipun tidak semua karyawan dapat mengikuti karena kesibukan pekerjaan masing-masing.

Doc.Humas/N9.2018

Nilai yang ingin dicapai sesungguhnya adalah kesehatan merupakan kebutuhan hidup setiap karyawan, menjadi gaya hidup yang harus ditanamkan, sehingga dengan kesadaran sendiri setiap karyawan dapat berperan aktif mengikuti kegiatan senam pagi setiap hari Jumat.  Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, menjadikan semangat dan produktivitas karyawan semakin meningkat, demi kejayaan dan keberlangsungan perusahaan, Jayalah PTPN IX.

 

0 Continue Reading →

Peningkatan Produktivitas Melalui Peran Nyata

Doc.Humas/N9.Getas.2018

Mengkomunikasikan visi dan misi kepada seluruh karyawan menjadi hal penting dalam sebuah perusahaan. Rencana dan target yang telah ditetapkan harus sejalan dan mengakar kuat didalam gerak langkah setiap karyawan. Karakter karyawan harus selalu terbangun dan bergerak selaras dengan tujuan perusahaan dan kondisi ini selalu memerlukan perhatian. Manusia sebagai sumber penggerak sebuah organisasi dapat berpotensi besar dalam menghambat pencapaian tujuan mengingat karakternya yang dapat berubah terutama berkaitan dengan ego dan keinginan individu.

Sejak ditunjuk menjadi salah satu arsitek untuk PTP Nusantara IX, Mahmudi sebagai Direktur Operasional Tanaman Tahunan, selalu mengedepankan peran nyata direksi dalam mengawal visi dan misi perusahaan yang sudah tertuang dalam program-program strategis kepada seluruh karyawan dari tingkat bawah sampai tingkat atas. Untuk menumbuhkan motivasi setiap karyawan agar bekerja dengan baik, hubungan antar pribadi dan peran informasional selalu diimplementasikan dalam setiap kunjungan kerja ke unit-unit kerja.

Doc.Humas/N9.Merbuh.2018

Seperti kunjungan kerja yang baru saja dilaksanakan di Kebun Getas dan Kebun Merbuh tanggal 17 Oktober 2018. Didampingi Sigit Sujatmoko Kabag. Teknik dan jajaranya meninjau langsung ke Kebun Getas, diterima langsung oleh Budiono, selaku Manager.  Dengan semangat yang tinggi kunjungan dilanjutkan ke Kebun Merbuh. Dalam diskusi yang dipandu Fakrur Rozi Kabag Tanaman bersama Setiadi Manager Kebun Merbuh, membahas segala kendala dan peluang yang ada di Kebun Merbuh.

Pada setiap kesempatan kunjungan kerja, Mahmudi selalu menekankan semangat bekerja, berusaha tanpa kenal lelah untuk mewujudkan PTPN IX bangkit dan berjaya, sekaligus memotret kondisi unit-unit kerja sebagai bahan pengambilan keputusan manajemen dalam menetapkan langkah strategis berikutnya. Aspirasi dari karyawan yang ada dilapangan dan operasional juga diperlukan untuk mewadahi keinginan serta keluhan mereka dalam lingkungan pekerjaan secara langsung. Semangat yang sudah terbangun ini hendaknya menjadi bekal dan tekad kita bersama sebagai karyawan PTPN IX untuk mewujud nyatakan dalam setiap langkah bekerja, bersama, bisa.

0 Continue Reading →

Penyusunan KPI Perusahaan Berbasis Balance Score Card

Doc.Humas/N9.2018

Balance Scorecard adalah salah satu metode pengukuran hasil kerja yang digunakan perusahaan. Pada dasarnya, Balance Scorecard (BSC) merupakan kartu berimbang yang digunakan sebagai media untuk mengukur aktivitas operasional yang dilakukan sebuah perusahaan. Dengan BSC, perusahaan menjadi lebih tahu sejauh mana pergerakan dan perkembangan yang telah dicapai. Adanya BSC juga membantu perusahaan untuk memberikan pandangan menyeluruh mengenai kinerja dari perusahaan.

Tidak ada satu rumus yang baku dalam menformulasikan balanced scorecard, tetapi ada dua tugas utama manajemen dalam merumuskan balanced scorecard sebagai sistem manajemen strategis yaitu manajemen harus membangun balanced scorecard dan manajemen harus menerapkan balanced scorecard. Berkaitan dengan membangun balanced scorecard, manajemen harus menetapkan:  visi, misi, sasaran dan tema strategis, menerjemahkan visi dan strategi ke dalam empat perspektif yaitu financial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan organisasi. Setiap perspektif dalam balancd scorecard terdiri atas empat komponen utama, yaitu: Penetapan tujuan-tujuan strategis, Pemilihan ukuran-ukuran kinerja yang berkaitan langsung denga tujuan-tujuan strategis, Penetapan target-target kinerja, dan Penetapan program-program peningkatan kinerja beserta rencana-rencana tindakan setiap program peningkatan kinerja.

Doc.Humas/N9.2018

Balanced scorecard adalah alternative metode pengukuran kinerja perusahaan yang perlu dipertimbangkan oleh para pimpinan perusahaan karena metode ini mengukur kinerja perusahaan secara komprehensif. Balanced scorecard salah satu sarana penilaian kinerja perusahaan yang ada yang akan optimal hasilnya apabila dipadukan dengan sistem penilaian manajemen yang telah ada seperti ISO, analisa SWOT, Six Sigma dan tolok ukur keuangan lainnya seperti Return on Investment (ROI), Earning per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA). Penggunaan penilaian kinerja secara terpadu sangat perlu dilakukan agar pimpinan mendapatkan informasi yang akurat sebelum membuat suatu keputusan dalam perusahaan.

 

 

Untuk lebih melengkapi penilaian dan parameter yang terukur dalam menentukan keputusan managemen, PTP Nusantara group menyelenggarakan Work Shop Penilaian Kinerja Berbasis Balance ScoreCard, untuk masing-masing anak perusahaan, termasuk di dalamnya PTPN IX. Work shop ini telah dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 12 Oktober 2018. diharapkan dengan kegiatan ini dapat diperoleh penyusunan KPI perusahaan lebih terarah dan strategis dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin komplek.

0 Continue Reading →

Bersama, Bekerja, Bisa

Kadang slogan hanya sebatas pada ucapan, namun seringkali belum dapat diterapkan dalam tindakan dan budaya hidup keseharian. Karena sudah berada pada zona nyaman, atau bahkan disebabkan oleh keberadaan lingkungan sekitarnya. Dalam dunia kerja, kondisi semacam ini sangat mempengaruhi kinerja, produktivitas dan motivasi karyawan yang pada akhirnya akan berpengaruh besar pada keberlangsungan proses bisnis perusahaan.

Usaha perkebunan gula, diketahui merupakan usaha padat karya, dan memerlukan karyawan yang begitu besar serta melibatkan banyak stakeholder, dari petani, pekerja/buruh, pemerintah, LSM, insan pers, semua saling berhubungan erat. Sehingga produksi gula yang akan dihasilkan sangat bergantung pada stakeholder tersebut. Untuk menyatukan visi dan misi demi kemajuan bersama diperlukan beberapa strategi yang harus bisa dipahami dan didukung oleh semua yang terlibat dalam proses industri Gula.

Tantangan ini dipakai oleh manajemen PG Sragi untuk bisa mencapai target yang telah ditetapkan, dengan tekad kebersamaan, bekerja keras, dan membangkitkan motivasi kita bisa, pada tahun 2018 ini prestasi membanggakan dapat diraih. Dengan semangat pantang menyerah segenap jajaran pimpinan dan karyawan dari setiap lini mewujud nyatakan dalam tindakan pekerjaan, didukung oleh petani, pekerja buruh, pemerintah, LSM sebagai kontrol masyarakat dan juga rekan media sebagai penerus informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bahan baku tebu petani yang melimpah dapat diproses secara baik menghasilkan rendemen rerata 7,6 dalam 104 hari giling. PG Sragi menjadi PG berkinerja  terbaik di PTPN IX.

Doc.Humas/N9.2018

Semua tidak terlepas dari kerja keras dan pendekatan dilakukan terus menerus oleh Widodo, selaku Manager bersama segenap karyawan yang ada sebagai bagian dari keberadaan PG Sragi di Pekalongan, untuk memeberikan kontribusi nyata kepada para petani tebu dan pekerja buruh yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada industri gula. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih jajaran Komisaris dan Direksi PTPN IX, berkenan hadir dalam forum silaturahmi dengan karyawan, petani, LSM dan aparat pemerintah pada tanggal 9 Oktober 2018 di Balai Karyawan PG Sragi. Kesempatan yang sangat berharga ini disambut kemeriahan dan antusiasme yang tinggi dari karyawan, dan segenap yang hadir. BOC dan BOD berharap prestasi ini bisa terus ditingkatkan dan dikembangkan serta menjadi contoh bagi PG lain nya di PTPN IX.

0 Continue Reading →

Sinergi, Hadir, Peduli

Doc.Humas/N9.2018

Doc.Humas/N9.2018

Keberadaan sebuah BUMN, di tengah kehidupan masyarakat sesungguhnya merupakan peluang dan kesempatan yang bermanfaat, untuk membuat perekonomian mengalami peningkatan. melalui usaha bisnis yang dikembangkan oleh BUMN dapat memberikan nilai tambah ekonomi desa, kesejahteraan taraf hidup dan sarana maupun prasarana umum. Perusahaan yang akan dan telah  melakukan kegiatan bisnis di wilayah tertentu, harus memenuhi 2 kewajiban dalam  bentuk perijinan, yakni ijin legal (pemerintah) dan ijin sosial (berupa dukungan dari masyarakat), yag menjadi hal penting dalam rangka menjaminkan keberlanjutan bisnis (sustainability business) perusahaan.

Berbagai pihak termasuk tak terkecuali sektor swasta (perusahaan) sudah sepatutnya turut berkontribusi membantu pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Termasuk dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN diharapkan tidak hanya sebagai institusi bisnis yang semata mengejar keuntungan tetapi juga bagian dari entitas sosial (corporate citizenship) yang berpengaruh serta dipengaruhi kondisi kehidupan masyarakatdi sekitarnya.

Selayaknya BUMN memberikan manfaat bagi stakeholders, terutama bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya berkontribusi bagi stakeholder / masyarakat. Program CSR meliputi PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan), yang dimulai sejak 1983 dengan dikeluarkannya PP tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan Perusahana Jawatan, Perusahaan Umum dan Persero.

Doc.Humas/N9.2018

Doc.Humas/N9.2018

Pada tanggal 9 Oktober 2018, Holding PT Perkebunan Nusantara telah memberikan bantuan Bina Lingkungan di wilayah kerja PTP Nusantara IX sebagai anak perusahaan, kepada masyarakat untuk pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah (masjid, mushola) Madrasah, Irigasi dengan total Rp. 212.000.000,-. bertempat di Kantor Direksi PTPN IX. Pada kesempatan tersebut Sentot, selaku Kasubag. Humas mewakili Direksi menyerahkan bantuan kepada masing-masing penerima. Lebih jauh dikatakannya bahwa sampai dengan triwulan III Tahun 2018 ini PTPN IX sudah menyalurkan bantuan khusus untuk Bina Lingkungan sejumlah Rp. 100.600.000,- untuk berbagai kegiatan diantaranya pembangunan dan renovasi masjid, mushola, ruang kelas, balai desa, bazar sembako dan beasiswa pelajar berprestasi.

0 Continue Reading →

Keberlangsungan Usaha Perkebunan

 

Doc.Humas/N9.2018

Untuk menjaga kesinambungan dan kelangsungan usaha perkebunan salah satu upaya dalam pembinaan dan pengawasan dilakukan dengan penilaian usaha perkebunan. Penilaian Usaha Perkebunan dilakukan terhadap perusahaan Perkebunan yang telah memiliki izin usaha perkebunan dan dilakukan setiap 3 tahun sekali. Informasi yang dikumpulkan dalam penilaian usaha perkebunan antara lain : Subsistem Manajement, Subsistem Kebun, Subsistem Pengolahan Hasil, Sub Sistem Sosial, Ekonomi dan Sosial. Hasil Penilaian tersebut berupa penentuan Kelas kebun I (Baik Sekali), Kelas Kebun II (Baik), Kelas Kebun III (Sedang) dan Kelas Kebun IV (Kurang) serta Kelas Kebun V (Kurang Sekali).

 

Doc.Humas/N9.2018

 

Bersama Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Tengah, pada tanggal, 4 -5 Oktober 2018, telah dilakukan penilaian pada Kebun Merbuh dan Kebun Batujamus, sebagai awal kegiatan penilaian terhadap usaha perkebunan PTP Nusantara IX. Penilaian tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 07 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penilaian Usaha Perkebunan, merupakan landasan dalam menetapkan klasifikasi perkebunan.

Dengan penilaian ini maka diharapkan menjadi evaluasi untuk mengetahui kinerja Usaha Perkebunan, mengetahui kepatuhan usaha perkebunan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku, mendorong usaha perkebunan untuk memenuhi baku teknis usaha perkebunan dalam memaksimalkan kinerja usaha perkebunan, mendorong usaha perkebunan untuk memenuhi kewajibannya sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, penyusunan program dan kebijakan pembinaan usaha perkebunan.

 

0 Continue Reading →

APLIKASI KONTROL SUHU BERBASIS ANDROID

Doc.Humas/N9.2018

Doc.Humas/N9.2018

Perkembangan teknologi di era globalisasi selalu berubah dengan cepat dan selalu up to date, bahkan dunia sudah ada dalam genggaman tangan. Cukup dengan berbekal ponsel berbasis android dan satu sentuhan saja manusia bisa mendapatkan segala sesuatu yang diingikan. Fenomena ini merambah ke dalam setiap sendi kehidupan, baik perorangan apalagi suatu perusahaan. Jika sebuah usaha ingin tetap bertahan dan semakin maju, maka harus mengikuti dan menerapkan teknologi secara terus menerus.

Perusahaan perkebunan yang sebagian besar masih mengandalkan tenaga kerja manusia yang begitu banyak dan proses bisnis yang masih menggunakan mesin-mesin manual atau konvensional, sangat memerlukan inovasi di bidang teknologi, dari sejak persiapan dan penanaman bibit, pemeliharaan, panen, pengolahan, pengemasan, distribusi, serta pemasaran masih terbuka luas untuk dikembangkan.

 

Sementara itu dunia pendidikan yang semakin luas dan banyak bermunculan disiplin ilmu baru, sungguh merupakan peluang terbuka bagi perkembangan ilmu dan teknologi. Teori yang didapatkan dalam dunia pendidikan memerlukan tempat untuk menerapkan dan mengapilkasikan ilmu yang telah ditempuh. menyadari hal itu PTP Nusantara IX dengan Universitas Semarang, khususnya Fakultas Ilmu Teknologi Informasi dan Komunikasi telah melakukan kerjasama, dalam bidang pengembangan mahasiswa dalam bentuk kerja praktek atau magang di lingkungan kerja PTP Nusantara IX.

Mengawali program ini beberapa waktu lalu telah dilakukan program magang, untuk mahasiswa USM yang dilakukan di Unit Kebun Ngobo, yaitu, penerapan Aplikasi Kontrol Suhu Kamar Asap berbasis Android. Dimana sebelumnya suhu ruang asap pengolahan karet dikontrol menggunakan termometer analog, maka saat ini sudah dilakukan uji coba menggunakan digital. Informasi suhu dapat dilakukan lewat PC, Laptop bahkan Android, selama masih ada jaringan internet. Aplikasi ini dapat menyajikan data suhu secara realtime dan dapat diakses dari lokasi manapun selama ada jaringan internet.

Dok.Humas/N9.2018

Teknologi hasil karya mahasiswa ini memang belum sempurna, namun setidaknya sudah dapat menampilkan fitur-fitur standar yang dapat dipakai untuk menunjang laporan data suhu kamar asap. Pada tanggal 5 Oktober 2018, telah dilakukan pemasangan alat pengontrol suhu kamar asap di Kebun Ngobo oleh Choirul mahasiswa USM didampingi Errika Dwi Setya Watie selaku Pembantu Dekan FTIK dan April Firman Daru Ketua Jurusan Teknologi Informasi. Dengan kerjasama ini diharapkan dapat membawa keuntungan dari kedua pihak untuk berkembang dan maju bersama, terutama dalam pengembangan teknologi.

0 Continue Reading →

Kick Off Metting General Audit 2018

Dok.Humas/N9.2018

Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik atas ikhtisar keuangan perusahaan untuk menetapkan kelayakan ikhtisar keuangan tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan secara konsisten dengan tahun sebelumnya. Pada dasarnya penilaian pengendalian   ( Appraisal of Control ). Pemeriksaan operasional berhubungan dengan pengendalian administratif pada seluruh tahap operasi perusahaan yang bertujuan untuk menentukan apakah pengendalian yang ada telah memadai dan terbukti efektif serta mencapai tujuan perusahaan.

Penilaian kinerja ( Appraisal of Performance ) merupakan penilaian, pelaksanaan dan operasional serta hasilnya. Penilaian diawali dengan mengumpulkan informasiinformasi kuantitatif lalu melakukan penilaian efektifitas, efisiensi dan ekonomisasi kinerja. Penilaian selanjutnya menjadi informasi bagi manajemen untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Dan selanjutnya membantu manajemen ( Assistance to Manajement ) dalam pemeriksaan operasional dan ketaatan maka hasil audit lebih diarahkan bagi kepentingan manajemen untuk performansinya. hasilnya merupakan rekomendasi-rekomendasi atas perbaikan-perbaikan yang diperlukan pihak manajemen.

Sebagai bagian dari proses manajemen, yang harus dilakukan maka pada tanggal 4 Oktober 2018, yang lalu telah dilakukan Kick Off Metting General Audit 2018, oleh Akuntan Publik Deloitte, Satrio Bing, Eny & Rekan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran baik kepada manajemen rencana kerja dan program yang akan dilaksanakan bagi kelancaran proses audit. Demikian pula dengan data yang harus disajikan untuk proses audit agar diperoleh kesamaan pemahaman terhadap dasar audit yang diterapkan oleh PSAK baru yang relevan.

0 Continue Reading →