0
UNIT USAHA
0
PEGAWAI
0
HEKTAR

LATAR BELAKANG PT. Perkebunan Nusantara IX

PT. Perkebunan Nusantara IX yang saat ini memiliki wilayah kerja di Provinsi Jawa mengelola komoditi utama perusahaan yaitu karet, gula, tetes, teh dan kopi. Dengan jumlah kebun sebanyak 15 unit, 8 Pabrik Gula, 1 Unit Wisata Agro dan 1 Unit Produksi dan Pemasaran Produk Hilir.
Sejalan dengan perubahan lingkungan bisnis perusahaan PT Perkebunan Nusantara IX melakukan transformasi bisnis dalam unit kebun dan non kebun. Transformasi bisnis di unit kebun antara lain penanaman tebu sendiri di lahan HGU hasil konversi dari tanaman karet untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tebu.
Perusahaan juga melakukan penanaman budidaya kayu secara monokultur di lahan yang kurang cocok untuk komoditi pokok dan intercrop di lahan-lahan marjinal untuk pemanfaatan lahan seperti ditepi kanan dan kiri jalan dan lahan yang terlalu curam. Selain itu perusahaan juga mengelola budidaya hortikultura dalam rangka optimalisasi lahan untuk menambah pendapatan perusahaan yaitu tanaman buah-buahan seperti jeruk, buah naga, pisang, serta tanaman untuk minyak atsiri yaitu sereh wangi.
Tranformasi bisnis yang dilakukan dalam unit non kebun yaitu optimalisasi kawasan potensial untuk wisata agro, resort dan cafe, serta produksi dan pemasaran produk hilir. Saat ini PTPN IX memliki 9 kawasan wisata agro, 4 resort yang terdiri dari 1 Banaran Resort yang dikelola oleh unit usaha non kebun dan 3 resort yang dikelola oleh kebun, dan 8 cafe Banaran 9 Coffee and Tea. Produk hilir yang dikelola yaitu teh celup, teh seduh, kopi bubuk, gula kemasan dan sirup pala. PTPN IX dirancang dan dikelola untuk menjadi perusahaan agribisnis yang memiliki landasan yang kokoh, berdaya saing tinggi, tumbuh dan berkembang bersama mitra secara berkelanjutan.
PT. Perkebunan Nusantara IX yang saat ini memiliki wilayah kerja di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah kebun 15 unit Kerja kebun, 1 unit kerja Agrowisata dan jumlah Pabrik Gula (PG) 8 unit, saat ini mengelola empat komoditi utama antara lain karet, gula, teh, dan kopi. Di samping itu, perusahaan juga telah mengembangkan beberapa produk hilir sebagai produk konsumsi seperti Kopi Luwak, Banaran Kopi Premium, Teh Kaligua, Teh Semugih, Gula 9, dan Sirup Pala.
Ke depan PT. Perkebunan Nusantara IX akan dikembangkan menjadi perusahaan perkebunan dengan bisnis karet sebagai tulang punggung (keluasan mendekati 50.000 Ha), dan bisnis Gula sebagai salah satu penopang pendapatan perusahaan.

DIVISI & KOMODITAS UTAMA

PT Perkebunan Nusantara IX memiliki dua Divisi. Pertama, Divisi Tanaman Tahunan yang membudidayakan dan menghasilkan produk- produk dari tanaman karet, kopi,dan teh. Kedua, Divisi Tanaman Semusim (Pabrik Gula) yang menghasilkan produk-produk dari tanaman tebu. Produk-produk PT Perkebunan Nusantara IX dipasarkan di pasar domestik maupun pasar luar negeri sebagian besar dalam bentuk bulk. PT Perkebunan Nusantara IX juga memproduksi dan memasarkan produk-produk hilir berupa teh kemasan, teh celup, serta gula pasir dan kopi bubuk dalam kemasan.

Selain usaha pokok tersebut di atas, PT Perkebunan Nusantara IX juga mengelola komoditi sampingan seperti Pala, Kelapa dan Horticultura dalam luasan areal yang terbatas serta agrowisata di Kebun Banaran, Kebun Semugih, Kebun Balong dan Kebun Kaligua. Agrowisata Kebun Banaran di lengkapi dengan Coffee Shop ”Kampoeng Kopi Banaran”. Coffee Shop dengan bahan baku berasal dari kopi Banaran juga didirikan di Cikukun, di PG Gondang Baru, Kebun Krumput dan diperluas di tempat-tempat lain yang potensial; Wisata Loco Antik di PG Pangka serta wisata sejarah dan Museum Gula di PG Gondang Baru dan PG Tasikmadu.

VISI

Menjadi Perusahaan Agrobisnis yang berdaya saing tinggi dan tumbuh berkembang bersama mitra

MISI

  1. Memproduksi dan memasarkan produk karet, teh, kopi, gula dan tetes ke pasar domestik dan  internasional secara profesional untuk menghasilkan pertumbuhan laba (profit growth) dan mendukung kelestarian lingkungan.
  2. Mengembangkan cakupan bisnis melalui diversifikasi usaha, yaitu produk hilir, wisata agro, dan usaha lainnya, untuk mendukung kinerja perusahaan.
  3. Mengembangkan sinergi dengan mitra usaha strategis dan masyarakat lingkungan usaha untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.

BUDAYA PERUSAHAAN

Keselarasan antara perkataan dan tindakan dalam melaksanakan tanggungjawab.

Mampu menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban

Kemauan dan kemampuan untuk  bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan.

Merasakan dan menunjukkan empati serta sikap ikhlas membantu terhadap seluruh stakeholders

Cermat dalam membaca peluang dan mampu mengembangkan langkah-langkah baru serta menciptakan iklim yang kondusif untuk implementasi agar menghasilkan  nilai tambah yang lebih tinggi

ARTI LOGO

Logo PTPN IX memvisualisasikan bentuk daun dan membentuk bibit untuk menunjukkan PTPN IX adalah perusahaan perkebunan. Daun mengarah ke atas mengartikan PTPN IX berkomitmen terhadap kemajuan dan terus berkembang (dengan mengelola beraneka ragam produk dan turunannya).

Simbol lingkaran dan stilasi daun jika dilihat dari sisi kiri membentuk sayap mengartikan PTPN IX akan terus mengepakkan sayapnya baik dalam skala nasional maupun global. Simbol lingkaran sebagai simbol global PTPN IX yang mengartikan keseimbangan lingkungan dan masyarakat.
Warna hijau : diartikan sebagai sebuah perusahaan perkebunan.
Warna biru : diartikan sebagai perusahaan industri yang profesional.
Warna kuning : diartikan sebagai perusahaan dengan sumber daya manusia yang handal.

Secara keseluruhan, logo PTPN IX mendefinisikan bahwa PTPN IX sebagai perusahaan global berbasis industri perkebunan yang profesional dengan sumber daya manusia yang handal berkomitmen terhadap kemajuan dan terus berkembang bersama lingkungan dan masyarakat.

DIREKSI

IRYANTO HUTAGAOL
DIREKTUR UTAMA

Lahir di Palembang pada 19 April 1962, lulus sarjana dari Universitas Diponegoro pada tahun 1987. Melanjutkan pendidikan di beberapa Universitas di Amerika Serikat dan Ingggris diantaranya London Bussiness School dan University of Colorado Boulder hingga akhirnya mendapatkan gelar MBA dari Claremont Graduate University-Peter F. Drucker and Masatoshi Ito Graduate School of Management pada tahun 1996. Mengawali karir di dunia perbankan yaitu di Bank Mandiri kemudian berlanjut di beberapa bank lain antara lain Bank International Indonesia, Bank Ekonomi Rahardja dan Bank Agris. Beberapa posisi strategis juga pernah di jabat  antara lain di PT PLN (Persero), Foremost Maritime PTE Ltd, PT. Samudera Indonesia, serta PT. Pelabuhan Samudera Palaran. Terakhir menduduki posisi Direktur Keuangan di Perum Bulog dan pada Desember 2017 menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara IX

direktur2HERRY TRIYATNO

DIREKTUR KOMERSIL

Lahir di Yogyakarta, 7 Mei 1963. Lulus Sarjana dari Teknik Geologi Universitas Gajahmada pada tahun 1987  dan Magister Management Universitas Indonesia pada tahun 1995. Beberapa pendidikan dan course hingga tahun 2015 dari American Express Bank, HSBC New York, Wachovia – Philadelphia, Union Bank of Switzerland, Islamic Finance Singapore, Euromoney Istanbul, Institute of Banking & Finance Singapore, Mini MBA Program Accenture, Leadership Program – Massachusetts Institute of Technology UID, Wellsfargo – San Francisco, London Business School, dll.Mengawali karir di PT. Freeport Indonesia, Petromer Trend Corporation dan Oryx Energy Company, kemudian memasuki dunia perbankan di PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk sejak 1996. Menduduki posisi Vice President sebagai Deputy Regional Head Singapore (2007-2010), Change Management Office (2009-2011), Global Payment (2010-2011), Financial Institution & Overseas Network (2011-2013), dan Corporate Banking (2013-2015). Pada tahun 2015 menduduki posisi sebagai Senior Vice President yang mensupervisi PT BNI Syariah, PT BNI Life, PT BNI Securities, PT BNI Asset Management, PT BNI Multifinance dan BNI Remittance Ltd. Posisi lainnya sebagai President Komisaris PT BNI Multifinance. Hingga akhirnya menduduki Senior Executive Vice President saat ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai Direktur Keuangan PT Perkebunan Nusantara IX. Mulai Juli 2016 menjabat menjadi Direktur Komersial  PT Perkebunan Nusantara IX.

direktur3RM SATRIJO WIBOWO

DIREKTUR OPERASIONAL

Memasuki  dunia perkebunan pada tahun 1982 di  Pabrik Gula (PG) Wonolongan, Lulus dari Universitas Abdurachman Saleh pada Tahun 1993. Diangkat menjadi Kemiker Kepala pada tahun 1998 di PG Pelaihari Kalimantan Selatan. Karir sebagai Administratur PG  antara lain di PG Pelaihari, PG Semboro, PG Wringinanom PG Soedhono. PG Djatiroto. Pada tahuun 2014 menjadi manajer Distrik di PT Perkebunan Nusantara XI. Dan pada tahun 2016 diangkat menjadi Direktur Operasional PT Perkebunan Nusantara IX pada tahun 2016.

TUJUAN DAN MAKSUD PERUSAHAAN

Berdasarkan Tata Nilai Perusahaan berusaha mencapai kemampulabaan tinggi bagi stakeholder dan shareholder dengan kerja tim, dan memperhatikan keseimbangan lingkungan dan masyarakat.

DIvisi Tanaman Tahunan

Divisi yang membudidayakan dan menghasilkan produk- produk dari tanaman karet, kopi,dan teh

Divisi Tanaman Semusim

Divisi yang menghasilkan produk-produk dari tanaman tebu seperti Gula 9