Menghadapi persaingan bisnis di Era Revolusi Industri 4.0 yang mengharuskan PTPN IX untuk mengembangkan diversifikasi bisnis sesuai pada Visi PTPN IX pada hari Senin, 28 Januari 2019,  bertempat di Ruang Hevea, Kantor Direksi PTPN IX Semarang, Jl. Mugas Dalam (Atas) Semarang, DIrektur Utama PTPN IX – Iryanto Hutagaol menandatangani Nota Kesepahaman PT Perkebunan Nusantara IX dengan beberapa pihak yaitu :

  • Pemerintah Kabupaten Batang, tekait pengembangan Transit Oriented Development (TOD) yang diwakili Bupati Batang – Wihaji
  • PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero), Terkait pengembangan Kawasan Industri yang diwakili Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah – Tafsir
  • PT Berkah Argo Nusantara, terkait Pengembangan Hilirisasi Kelapa yang diwakili oleh
  • Muhammaddiyah Jawa Tengah, terkait pemasaran produk hilir

Pengembangan TOD dengan PEMKAB Batang, ini merupakan kerjasama untuk menangkap peluang yang ada di jalur sentral di wilayah kabupaten Batang dan PTPN IX yang  dilewati oleh Jalan Tol dan jalur KAI Jakarta – Surabaya, pengembangan Transit Oriented Development (TOD) sendiri akan menyasar   industiri pariwisata hingga distribusi.

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero);PT KIW adalah BUMN yang bergerak dibidang pengelolaan Kawasan Industri. Pada perkembangannya, PT KIW membutuhkan pengembangan Kawasan Industri, Sinergi BUMN diwujudkan dengan bekerjasama dengan PTPN IX yang , agar meningkatkan ekonomi, serta menyerap tenaga kerja di Jawa Tengah.

Selain itu demi menambah nilai komoditas yang PTPN IX hasilkan dilakukan juga kerjasama dengan Muhammadiyah Jawa Tengah dan  PT Berkah Argo Nusantara dalam pengembangan pemasaran produk hilir dan pengembangan produk dari tanaman kelapa yang dimiliki oleh PTPN IX.

Iryanto Hutagaol di depan para mitra mengatakan, penandatanganan  komitmen yang dilakukan merupakan salah satu upaya PTPN IX dalam mengoptimalkan asset yang dimiliki dan  diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak.