Proyek tol ruas Semarang – Solo segmen Salatiga – Kartasura sepanjang 32 kilometer diresmikan Kamis 20 Desember 2018 oleh Presiden Joko Widodo. Peresmian dilakukan di Jembatan Kalikuto, Kabupaten Kendal. Dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno, dan turut hadir pula Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding Perkebunan – Dolly Pulungan serta Direktur Operasional Tanaman Tahunan PTPN IX, Mahmudi.

Sebagai salah satu alternatif perjalanan, jalan tol ruas Salatiga- Kartasura ini sudah siap untuk digunakan. Baik konstruksi dan seluruh sarana dan prasarana pendukungnya telah rampung. Bahkan untuk ruas tol Salatiga-Kartasura ini juga sudah dinyatakan laik operasional oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno, mengatakan bahwa membutuhkan waktu selama 2 tahun untuk membangun tol Semarang – Kartasura ini. Segmen Kartasura – Salatiga akan dilengkapi dengan 4 rest area. Namun saat ini baru 2 rest area yang siap dioperasikan. “Sementara yang kita siapkan ada 2 rest area, tapi tipe kecil, tipe B. Ada toilet, musala, warung, kios dan lainnya,” Tambahnya.

Tol Semarang – Kartasura ini akan mulai dioperasikan untuk umum mulai pukul 06.00 pagi hari Jumat, 21 Desember 2018. Diharapkan dengan dibukanya tol tol Semarang – Kartasura ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama libur ahkir pekan natal dan tahun baru 2018 ini.