Sragen –  pada tanggal 27 April 2019 Pabrik Gula Mojo PT Perkebunan Nusantara IX melaksanakan Prosesi dan Resepsi Selamatan tahun 2019 dengan tema Revitalisasi PG Mojo Untuk Meraih Kejayaan Bersama Mitra. PG Mojo direncanakan akan memulai proses giling pada tanggal 8 Mei 2019.
Selamatan Giling merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya,
dan merupakan tradisi sejak dibangunnya pabrik gula yang dilestarikan secara turun temurun. tradisi ini merupakan perwujudan rasa syukur kita dan suatu bentuk permohonan yang khusus kepada Tuhan YME agar pelaksanaan proses giling tebu yang dilaksanakan pada setiap tahunnya mendapat ridho dan barokah sesuai dengan harapan yang telah dan direncanakan serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada karyawan, petani, mitra, pemerintah dan masyarakat luas.
Prosesi Resepsi Giling tahun ini dihadiri oleh Bupati Sragen – Kusdinar Yuni Sukowati,  bersama Direktur Utama PTPN IX – Iryanto Hutagaol dan Manajer PG Mojo – Teguh Agung Tri Nugroho secara simbolis memencet bel tanda dimulainya musim giling tahun ini.
Pada giling tahun 2019, PG Mojo merencanakan kinerja operasional sebagai berikut :
1. Jumlah tebu yang digiling 230.442,0 Ton Tebu dengan luasan 3.829 Ha.
2. Rendemen rata-rata direncanakan minimum 7,54 % dengan dengan total
Kristal yang dihasilkan 17.373,87 Ton.
3. Kapasitas giling exclusive jam berhenti direncanakan 4.000 Ton Tebu/hari.
Untuk persiapan giling tahun 2019 PG Mojo telah melaksanakan berbagai macam
perbaikan dan strategi pencapaian, baik dari sisi On Farm maupun Off Farm. sejauh ini telah dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan peralatan pengolahan dengan investasi sebesar 225 Milyar dari program Penyertaan Modal Negara (PMN). Diharapkan dengan berbagai perbaikan tersebut mampu memberikan hasil positif pada tahun ini.