Dalam rangka peningkatan tata kelola perusahaan yang baik ( Good Corporate Governance) PT Perkebunan Nusantara bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaksanakan Exit Meeting hasil self assesment PT Perkebunan Nusantara IX tahun 2018 di Ruang Hevea Kantor Direksi Semarang, Kamis (20/6/2019).
Acara dihadiri oleh Direksi, Dewan Komisaris PTPN IX, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah – Salamat Simanullang serta tim asssesment BPKP dan PTPN IX.
Assesment tahun ini dilakukan secara mandiri oleh internal PTPN IX dengan didampingi oleh perwakilan BPKP. Pada assesment tahun 2018, PTPN IX mendapatkan predikat “BAIK” e skor 80,265 lebih baik 3,425 point dari tahun 2017 sebesar 76,840
Direktur Utama PTPN IX Iryanto Hutagaol dalam sambutannya mengapresiasi pendampingan BPKP dalam assesment GCG yang diadakan di PTPN IX. Lebih lanjut Iryanto berharap ddari pendampingan tersebut mampu membuat sistim tata kelola di PTPN IX lebih baik dengan memperhatikan prinsip – prinsip GCG yang baku.
Assessment dilakukan dengan mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter  Penilaian  dan Evaluasi atas  Penerapan Tata KelolaPerusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) yang terdiri dari   6  Aspek  Penerapan  GCG, 43 Indikator, dan 153 Parameter, serta Faktor-faktor yang diuji Kesesuaian Penerapannya sebanyak 568 Faktor Uji Kesesuaian (FUK).
Keenam Aspek tersebut terdiri dari:
1. Komitmen terhadap Penerapan Tata kelola Perusahaan yang baik secara berkelanjutan;
2. Pemegang Saham dan RUPS
3. Dewan Komisaris;
4. Direksi;
5. Pengungkapan Informasi & Transparansi; dan
6. Lainnya.