Generasi milenial di era digitalisasi selalu ingin menjadi trendsetter dan updater, ini ditandai dengan semakin maraknya komunitas-komunitas anak-anak muda kekinian. Dari kesamaan hobby, profesi, ide mereka berkumpul membahas dan mengembangkan keberadaan komunitasnya untuk dikenal di masyarakat. Budaya yang saat jaman old serba jadul dianggap hanya merupakan kesenengan orang-orang usia lanjut, mulai bergeser merambah dunia anak baru gede. tidak hanya di kota-kota besar, bahkan sudah memasuki kawasan pedesaan.

Ngumpul bareng sambil ngopi, merupakan era baru yang terus meningkat animo nya dengan berbagai model, tempat dan sajiannya, dari angkringan pinggir jalan sampai cafe di tataran mall pusat perbelanjaan. Salah satu pangsa pasar yang selalu menggambarkan grafik peningkatan fenomena nongkrong di cafe. Geliat kecenderungan budaya masyarakat milenial menjadi sasaran bidik pengembangan bisnis PT Perkebunan Nusantara IX dengan membuka Banaran Cafe & Tea di TransMart Setiabudi, Srondol Semarang, sekaligus menjadi jawaban keinginan masyarakat Semarang untuk menikmati sensasi kopi Banaran.

Soft opening pada Jumat, 1 Maret 2019, dengan nuansa kesederhanaan namun tidak meninggalkan kesan mewah sudut-sudut ruangan Banaran Cafe & Tea ini, dihadiri oleh Mahmudi selaku Direktur Operasional Tanaman Tahunan PTPN IX didampingi Sekretaris Perusahaan Wahyudi dan Manager Kampoeng Kopi Banaran Widya Banu Aji,serta  Manager Kebun Getas Budiono. Terpancar harapan yang begitu besar dari setiap Karyawan yang telah mempersiapkan terselesaikanya tempat nongkrong mitra bisnis Banaran Cafe & Tea TransMart Setiabudi. Pembukaan ditandai pemotongan tumpeng oleh Manager Kampoeng Kopi dan diserahkan kepada Irfan. Diharapkan Banaran Cafe & Tea TransMart Setiabudi bisa eksis dan menambah kasanah kuliner baru di Semarang dan tentunya semakin membuat PTPN IX berkembang dengan Kopi Banarannya yang melegenda untuk masyarakat Jawa Tengah. (TMJ.Humas PTPN9)